5 Alternatif Pemasaran Global menurut Keegan
Strategi 1 : Perluasan Produk – Komunikasi (dual extension)
Banyak perusahaan yang
melaksanakan perluasan produk dan komunikasi sebagai strategi untuk
memanfaatkan peluang di pasar luar negeri. bila kondisinya tepat, strategi ini
bisa menjadi strategi pemasaran produk yang paling mudah dan paling
menguntungkan. Perusahaan yang menerapkan strategi ini untuk menjual produk
yang sama dengan daya tarik iklan maupun promosi yang juga sama dengan di
negara asalnya ke beberapa atau semua pasar internasional yang dimasuki.
Strategi perluasan ganda ini
biasanya diterapkan oleh perusahaan global yang sudah memiliki pasar yang bagus
di seluruh dunia. Perusahaan dapat melakukan penghematan biaya untuk proses
manufakturing, standar komunikasi pemasaran global, dan biaya untuk R&D.
Strategi 2 : Adaptasi Produk – Perluasan komunikasi
Dalam pendekatan ini strategi
komunikasi pemasaran diperluas diperluas tanpa adanya perubahan, namun produk
diadaptasikan dengan penggunaan lokal atau kondisi yang dikehendaki.
Contohnya adalah Perusahaan benih
jagung Pioneer Hi-Breed yang memasarkan berbagai varietas biji jagung yang
disesuaikan dengan kondisi geografis di setiap pasar negara.
Strategi 3 : Product Invention/Produk Baru
Strategi adaptasi merupakan
pendekatan efektif untuk pemasaran internasional (tahap 2) dan multinasional
(tahap 3), tetapi mungkin tidak bereaksi terhadap peluang pasar global. Strategi
tersebut tidak bisa merespon situasi pasar yang pelanggannya tidak berdaya beli
terhadap produk yang sudah ada maupun produk yang diadaptasi, seperti dijumpai
di negara sedang berkembang yang mencakup tiga perempat populasi dunia. Jika
pelanggan potensial memiliki daya beli terbatas, maka perusahaan perlu produk
yang benar – benar baru yang dirancang untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan
mereka dengan harga yang terjangkau. Tuntutan dalam strategi invensi memang
amat tinggi , namun memberikan hasil potensial yang juga setimpal.
Dalam penentuan strategi
perluasan geografis, perusahaan tentu harus mempertimbangkan biaya dan bagaimana
dapat mengoptimalkan laba. Setiap perusahaan memiliki tujuan organisasi dan
pemahaman dalam memahami dan beradaptasi untuk berekspansi secara global. Ada
tiga tahap yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan strategi antara lain :
- Cave Dweller : apa motivasi utama peluncuran produk internasional itu sendiri, apakah untuk menyalurkan kelebihan produksi atau meningkatkan pemanfaatan kapasitas pabrik.
- National Naif : perusahaan memiliki pandangan bahwa untuk dapat masuk pasaran luar negeri adalah dengan mengadaptasi produk tersebut sesuai dengan segmen pasar yang diincar. Mengingat perbedaan geografis, budaya, dan preferensi konsumen yang berbeda.
- Peka secara global : perusahaan memandang bahwa seluruh dunia sebagai pasar yang kompetitif. Untuk itu perusahaan menyiapkan rancangan standarisasi juga mengakomodasi perbedaan budaya.
Strategi 4 : Perluasan Produk – Adaptasi Komunikasi
Strategi perluasan produk dengan
adaptasi komunikasi ini biasanya diterapkan oleh perusahaan yang dirasa mampu
memenuhi kebutuhan yang berbeda, menarik segmen yang berbeda atau dipakai
dengan fungsi yang berbeda dalam kondisi pemakaian yang sama atau serupa dengan
di pasar domestik, maka satu – satunya penyesuaian yang mungkin diperlukan
adalah komunikasi pemasaran.
Dalam strategi ini, perluasan
produk bisa dihasilkan dari desain khusus maupun karena faktor kebetulan.
Produk fisik yang sama bisa melayani fungsi atau penggunaan yang berbeda dari
desain semula atau konsep produk sewaktu diciptakan. Daya tarik utama strategi
perluasan produk-adaptasi komunikasi adalah biaya implementasi yang relatif
murah. Karena produk dalam strategi ini tidak diubah, maka biaya riset dan
pengembangan, peralatan, pendirian pabrik, dan sediaan yang berkaitan
dengan penambahan lini produk dapat dihindari. Satu – satunya biaya tambahan
adalah biaya komunikasi pemasaran untuk memperkenalkan produk.
Contoh dari strategi perluasan
produk dengan adaptasi komunikasi ini adalah sepeda motor, di Amerika Serikat
sepeda motor hanya digunakan untuk rekreasi saja sedangkan di negara lain
seperti Indonesia, sepeda motor merupakan alat transportasi dasar.
Strategi 5 : Adaptasi Ganda (Dual Adaptation)
Sebelum memasarkan produk,
perusahaan tentu membandingkan pasar geografis yang baru dengan kondisi pasar
domestik, pemasar kadangkala menemukan bahwa kondisi lingkungan dari penggunaan
produk maupun preferensi konsumen berbeda. Pada dasarnya situasi ini merupakan
kombinasi dari kondisi pasar dalam strategi 2 dan 3.
Unilever merupakan salah satu
perusahaan yang menerapkan adaptasi ganda untuk produksi pelembut kain dimana
unilever membuat kemasan untuk tujuh merek pelembut kain yang berbeda dan
dipasarkan di berbagai negara. Unilever paham, bahwa jauh lebih efektif
menciptakan merek yang sesuai dengan selera lokal.
Komentar
Posting Komentar